Selasa, 15 Sep 2026
Beranda › Berita
Berita

10 Kebiasaan Perawatan Rambut yang Memicu Rambut Berminyak

✍️ Dewi 🕒 15 Sep 2026 👁️ 2x dibaca
berminyak6
berminyak6 Foto: kerastase.co.id

Rambut berminyak seringkali disebabkan oleh kebiasaan perawatan yang kurang tepat. Kenali sepuluh pemicu utama rambut berminyak dan temukan solusi efektif untuk mendapatkan rambut yang lebih sehat dan bebas lepek.

10 kebiasaan perawatan rambut sehari-hari seringkali menjadi pemicu utama kondisi rambut berminyak yang mengganggu.

Kondisi ini muncul saat kelenjar sebaceous di kulit kepala memproduksi sebum secara berlebihan, membuat rambut tampak lepek dan kusam.

Sebum sebenarnya penting untuk menjaga kelembapan rambut, namun produksi berlebih bisa memicu masalah lain seperti ketombe dan gatal.

Penyebab Umum Rambut Berminyak

Selain kebiasaan perawatan, beberapa faktor lain juga memengaruhi produksi minyak berlebih.

Genetika, perubahan hormon saat pubertas atau kehamilan, serta tingkat stres yang tinggi dapat memicu kelenjar minyak bekerja lebih aktif.

Kondisi lingkungan seperti polusi dan cuaca panas, serta pola makan yang kurang sehat juga berkontribusi pada masalah rambut berminyak ini.

Perawatan Rambut yang Menyebabkan Rambut Berminyak

1. Terlalu Sering Keramas

Mencuci rambut setiap hari mungkin terasa seperti solusi, namun justru bisa menjadi bumerang bagi kulit kepala.

Terlalu sering keramas menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit kepala, memicu kelenjar minyak bekerja lebih keras untuk menggantikan minyak yang hilang tersebut.

Akibatnya, rambut menjadi lebih cepat berminyak dari sebelumnya.

2. Tidak Membilas Rambut dengan Benar

Sisa sampo atau kondisioner yang tidak terbilas sempurna dapat menumpuk di kulit kepala. Penumpukan residu ini membuat rambut terasa berat, berminyak, dan sulit diatur.

Selain itu, kondisi ini juga mengganggu kesehatan kulit kepala dan mempercepat produksi minyak berlebih.

3. Penggunaan Kondisioner yang Tidak Tepat

Banyak orang keliru mengaplikasikan kondisioner langsung ke kulit kepala, padahal produk ini dirancang untuk batang rambut.

Tekstur kondisioner yang kental dan melembapkan berisiko membuat kulit kepala berminyak jika menempel di akar rambut. Sebaiknya aplikasikan kondisioner hanya pada bagian tengah hingga ujung rambut.

4. Salah Memilih Produk Perawatan Rambut

Penggunaan sampo atau kondisioner yang terlalu berat dan tidak sesuai jenis rambut dapat memperparah kondisi rambut berminyak.

Produk yang mengandung bahan seperti silikon, misalnya dimethicone dan cyclomethicone, bisa menyebabkan penumpukan dan membuat rambut terlihat lebih berminyak serta berat.

Penting memilih produk yang diformulasikan untuk rambut berminyak.

5. Keramas dengan Air Panas

Mencuci rambut menggunakan air hangat atau panas dapat merangsang kelenjar penghasil sebum di kulit kepala. Suhu panas memicu kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum.

Sebaliknya, air dingin dapat membantu mengurangi aktivitas kelenjar minyak dan menutup kutikula rambut, menjadikannya lebih sehat.

6. Sering Menyentuh atau Menyisir Rambut

Kebiasaan menyentuh, menggaruk, atau menyisir rambut secara berlebihan dapat memicu rambut menjadi berminyak. Tangan yang kotor atau berminyak dapat mentransfer kotoran dan minyak ke rambut yang bersih.

Selain itu, stimulasi berulang pada kulit kepala juga merangsang kelenjar minyak memproduksi sebum lebih banyak.

7. Tidak Membersihkan Sisir Secara Rutin

Sisir merupakan tempat menumpuknya minyak, debu, dan sisa produk rambut dari penggunaan sebelumnya.

Jika sisir kotor terus digunakan, kotoran dan minyak tersebut akan kembali menempel pada rambut yang bersih.

Membersihkan sisir setidaknya seminggu sekali dapat membantu menjaga rambut tetap bersih lebih lama.

8. Penggunaan Alat Penata Rambut dengan Panas Berlebih

Penggunaan alat seperti pengering rambut (hair dryer) atau pelurus rambut dengan suhu yang terlalu panas dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit kepala.

Panas ekstrem dapat mengeringkan kulit kepala secara berlebihan, yang kemudian direspons dengan produksi sebum lebih banyak. Sebaiknya biarkan rambut kering alami atau gunakan suhu rendah jika perlu.

9. Tidak Mengeringkan Rambut dengan Tepat

Mendiamkan rambut basah terlalu lama juga tidak baik, terutama bagi pemilik rambut tipis. Rambut basah yang dibiarkan dalam waktu lama dapat membuat akar rambut menjadi tidak maksimal.

Kondisi ini pada akhirnya dapat menyebabkan rambut menjadi lebih cepat berminyak dan lepek.

10. Penggunaan Serum atau Minyak Rambut Berlebihan

Pemakaian serum atau minyak rambut yang berlebihan, terutama pada area kulit kepala, dapat membuat rambut terasa berat.

Formula produk yang pekat ini bisa menumpuk dan mempercepat kondisi rambut berminyak. Aplikasikan produk ini secukupnya dan fokus pada batang rambut.

Solusi Mengatasi Rambut Berminyak

Untuk mengatasi rambut berminyak, beberapa langkah bisa kamu lakukan secara rutin.

Pilih sampo yang diformulasikan khusus untuk rambut berminyak atau sampo klarifikasi guna membersihkan minyak dan kotoran secara menyeluruh.

Fokuskan sampo pada kulit kepala saat keramas, pijat lembut, dan bilas hingga bersih dengan air dingin atau suam-suam kuku.

Gunakan kondisioner hanya pada batang hingga ujung rambut, hindari kulit kepala, dan bilas sampai bersih. Hindari produk perawatan rambut berbahan silikon untuk mencegah penumpukan residu.

Kamu juga bisa memanfaatkan masker rambut alami seperti cuka apel atau lidah buaya untuk menyeimbangkan pH kulit kepala dan mengurangi minyak berlebih.

Kurangi kebiasaan menyentuh rambut, dan bersihkan sisir secara rutin setidaknya seminggu sekali. Sebagai solusi darurat, dry shampoo atau bedak bayi dapat menyerap minyak berlebih pada akar rambut.

Mengelola stres dengan baik serta memperhatikan pola makan dan tidur yang cukup juga mendukung kesehatan rambut.

Pastikan mengeringkan rambut dengan benar, hindari membiarkannya basah terlalu lama, dan gunakan suhu rendah jika memakai pengering rambut.

Jika kamu sering memakai penutup kepala seperti helm atau hijab, pilih bahan yang nyaman dan bersihkan perlengkapannya secara rutin untuk mencegah penumpukan minyak.

Memahami penyebab rambut berminyak, terutama yang berkaitan dengan kebiasaan perawatan rambut, adalah langkah awal untuk mendapatkan rambut yang lebih sehat dan tidak lepek.

Dengan menerapkan rutinitas perawatan rambut yang tepat dan memperhatikan gaya hidup, kamu dapat mengontrol produksi minyak berlebih. Hal ini akan menjaga rambut tetap bersih, bervolume, dan berkilau alami.

Apabila masalah rambut berminyak tidak kunjung teratasi, disarankan untuk berkonsultasi dengan pakar rambut atau dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: hellosehat.com, dove.com, sensatia.com, alodokter.com, hellodoktor.com, ecentral.my, clearhaircare.com, liputan6.com.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update