Senin, 07 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

Terlalu Sering Diikat Bikin Rambut 'Pusing' dan Patah? Beralih ke Scrunchie!

✍️ Dewi 🕒 07 Sep 2026 👁️ 2x dibaca
scrunchie bahan sutra
scrunchie bahan sutra Foto: silkhomewear.com

Mengikat rambut sering kali menjadi pilihan paling praktis saat cuaca panas, berolahraga, atau saat fokus bekerja. Namun, pernahkah merasa sensasi nyeri atau "pusing" di kulit kepala setelah melepas ikatan kuncir kuda (ponytail)? Tidak hanya pusing, ketika ikatan rambut dilepas, beberapa helai rambut justru sering kali tersangkut, rontok, atau bahkan patah.

Kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang dengan karet biasa dapat menjadi pemicu utama timbulnya masalah ini. Tekanan konstan dari karet tipis yang elastisitasnya keras membuat batang rambut rapuh dan merusak folikel. Beruntung, ada solusi yang jauh lebih aman, nyaman, sekaligus estetis untuk kesehatan rambut: scrunchie!

Berikut enam alasan utama mengapa perlu segera beralih dari karet biasa ke scrunchie demi menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

1. Mencegah Sakit Kepala akibat Traction Headache

Sensasi "pusing" saat rambut diikat kencang dikenal dalam istilah medis sebagai traction headache. Kondisi ini terjadi ketika ikatan rambut yang terlalu kuat menarik saraf dan jaringan otot sensitif di bawah kulit kepala.

Penggunaan karet biasa sering membuat tekanan terkonsentrasi hanya pada satu titik ikat. Sebaliknya, scrunchie dilapisi oleh kain tebal berkerut yang mendistribusikan tekanan ikatan secara lebih merata ke seluruh permukaan area rambut. Hasilnya, rambut tetap tertata rapi tanpa membuat kulit kepala terasa tegang atau memicu rasa pening.

2. Meminimalisasi Gesekan dan Rambut Patah

Karet biasa yang langsung bersentuhan dengan batang rambut memiliki tingkat gesekan (friction) yang sangat tinggi. Saat mencabut atau menggeser karet, gesekan tersebut mengikis lapisan luar helai rambut (kutikula), sehingga rambut mudah bercabang, menipis, dan patah di tengah.

Scrunchie dirancang dengan karet elastis yang terbungkus kain berbahan lembut seperti sutra (silk), satin, atau katun halus. Lapisan kain ini menjadi bantalan penyangga yang meminimalisasi gesekan langsung. Saat scrunchie ditarik, ikatan meluncur dengan lancar tanpa merusak struktur atau mematahkan helai rambut.

3. Tidak Meninggalkan Bekas Tekukan yang Merusak Estetika

Salah satu kendala saat mengikat rambut dengan karet biasa adalah munculnya bekas tekukan atau gelombang tajam di area ikatan setelah dilepas. Bekas tekukan ini sebenarnya menandakan bahwa struktur protein rambut telah tertekan secara paksa.

Karena permukaannya yang empuk dan lebih lebar, scrunchie menahan posisi rambut tanpa menekannya terlalu ekstrem. Rambut akan tetap jatuh secara alami dan halus saat ikatan dilepas tanpa perlu dicuci atau dicatok ulang untuk mengembalikan bentuknya.

4. Mencegah Kerontokan dan Traction Alopecia

Kebiasaan mengikat rambut sangat ketat secara terus-menerus bisa berujung pada kerontokan permanen atau traction alopecia. Kondisi ini disebabkan oleh tarikan berlebih pada akar rambut yang membuat folikel melemah hingga akhirnya berhenti menumbuhkan helai baru.

Mengganti kunciran sehari-hari dengan scrunchie memberi ruang bagi akar rambut untuk tetap rileks. Cengkeraman scrunchie yang fleksibel menjaga rambut tetap rapi tanpa harus menarik akar secara agresif, sehingga menjaga kesehatan folikel dalam jangka panjang.

5. Aman Dipakai Saat Tidur mau Pun Beraktivitas Seharian

Mengikat rambut saat tidur memang efektif mencegah rambut kusut akibat gesekan dengan bantal. Namun, mengikatnya dengan karet biasa di malam hari justru berbahaya karena pergerakan tubuh saat tidur akan menarik rambut secara tidak sadar.

Scrunchie, terutama yang terbuat dari bahan satin atau sutra, sangat aman dipakai saat tidur maupun beraktivitas padat seharian penuh. Kain satin menjaga kelembapan alami rambut dan mengurangi listrik statis, sehingga rambut tetap lembut, tidak kusut, dan bebas rontok sewaktu bangun di pagi hari.

6. Menambah Nilai Estetika dan Fleksibilitas Gaya

Selain manfaat medis bagi kesehatan rambut, scrunchie adalah aksesori fesyen yang serbaguna. Tersedia dalam pelbagai pilihan warna, pola, dan ukuran, dari mini scrunchie hingga oversized scrunchie, aksesori ini bisa disesuaikan dengan berbagai gaya busana. Bahkan saat tidak digunakan untuk mengikat rambut, scrunchie bisa dilingkarkan di pergelangan tangan sebagai gelang manis pendukung penampilan.

Kesimpulan

Rasa pusing dan rambut patah setelah dikuncir bukanlah hal sepele yang harus dimaklumi. Kondisi tersebut merupakan sinyal bahwa kulit kepala dan batang rambut mengalami stres mekanis akibat tekanan ikatan yang terlalu kencang. Mengubah kebiasaan kecil dengan mengganti karet biasa ke scrunchie berbahan lembut adalah langkah investasi sederhana namun sangat berdampak bagi kesehatan rambut. Dengan scrunchie, kamu bisa tampil stylish dan rapi tanpa perlu mengorbankan kenyamanan kulit kepala maupun keutuhan helai rambut.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update