Selasa, 03 Nov 2026
Beranda › Berita
Berita

Sering Pakai Ikat Rambut Kencang? Hati-Hati, Ini Bahayanya Buat Akar Rambutmu!

✍️ Dewi 🕒 10 Oct 2026 👁️ 7x dibaca
pic17
pic17 Foto: leisure.harianjogja.com

Bagi pemilik rambut panjang, mengikat rambut sering kali menjadi solusi paling praktis untuk tampil rapi, menangkal rasa panas, atau sekadar menunjang gaya busana sehari-hari. Mulai dari gaya high ponytail (kuncir kuda tinggi), top knot, hingga kepangan rapi, gaya-gaya ini memang bisa membuat penampilan tampak semakin menawan dan chic.

Namun, di balik kepraktisan dan estetikanya, ada kebiasaan kecil yang sering diabaikan: mengikat rambut terlalu kencang dalam waktu lama. Jika kamu sering merasakan nyeri di kulit kepala setelah melepaskan ikatan rambut, itu adalah sinyal bahaya yang dikirimkan oleh tubuhmu. Kebiasaan ini tidak hanya membuat kepala terasa pening, tetapi juga menyimpan ancaman serius bagi kesehatan akar dan pertumbuhannya.

1. Ancaman Kerusakan Akar dan Kulit Kepala

Mengapa mengikat rambut kencang bisa berbahaya? Jawabannya terletak pada tekanan mekanis berlebih yang diterima oleh akar rambut dan folikel.

Kebiasaan Menarik Akar Rambut (Alopecia Traksi)

Salah satu dampak paling berbahaya dari kebiasaan ini adalah kondisi medis yang dinamakan Traction Alopecia (Alopecia Traksi). Kondisi ini terjadi ketika folikel rambut terus-menerus ditarik dengan kuat secara konsisten. Lama-kelamaan, folikel rambut menjadi lemah, meradang, dan akhirnya berhenti menumbuhkan rambut baru. Gejala awalnya biasanya ditandai dengan garis rambut di area jidat atau pelipis yang semakin mundur dan menipis.

Rambut Mudah Patah dan Bercabang

Selain menarik akar, karet yang terlalu ketat, terutama yang memiliki sambungan logam atau berbahan plastik keras dapat mengikis lapisan luar rambut (kutikula). Gesekan dan tekanan di titik ikatan membuat helai rambut kehilangan elastisitasnya, menjadi rapuh, dan akhirnya mudah patah di bagian tengah.

Gangguan Sirkulasi Darah di Kulit Kepala

Kulit kepala kita dipenuhi oleh pembuluh darah kecil yang menyalurkan nutrisi dan oksigen ke setiap akar rambut. Ketika rambut ditarik terlalu kencang, aliran darah ke kulit kepala menjadi terhambat. Tanpa nutrisi yang cukup, pertumbuhan rambut akan terganggu, membuat helai rambut baru tumbuh lebih tipis dan lemah.

2. Kenali Tanda-Tanda Rambutmu Mulai Mengalami Stres

Apakah kamu mengalami masalah ini tanpa disadari? Perhatikan beberapa sinyal awal yang diberikan oleh kulit kepala kamu:

3. Cara Mengatasi dan Mencegah Kerusakan Lebih Lanjut

Kabar baiknya, kerusakan akibat Traction Alopecia pada tahap awal umumnya bersifat sementara dan bisa dipulihkan jika kamu segera mengubah kebiasaan mengikat rambut.

Ubah Gaya Rambut Secara Berkala

Jangan gunakan gaya ikatan yang sama setiap hari. Variasikan antara kuncir rendah (low ponytail), kepangan longgar, atau biarkan rambut terurai bebas secara bergantian agar tekanan pada kulit kepala terbagi rata.

Hindari Mengikat Rambut Saat Basah

Rambut dalam kondisi basah berada pada titik terlemahnya dan sangat rapuh. Mengikat rambut yang masih basah tidak hanya menyebabkan rambut gampang patah, tetapi juga menciptakan kondisi lembap yang disukai oleh jamur dan ketombe.

Berikan Istirahat Saat Tidur

Jangan pernah tidur dalam kondisi rambut terikat kencang. Biarkan kulit kepala beristirahat dan "bernapas" di malam hari agar sirkulasi darah kembali lancar.

Tips Perawatan Ekstra untuk Rambut Sehat

  1. Gunakan Scrunchie Berbahan Sutra atau Saten: Gantilah karet gelang biasa dengan scrunchie kain lembut yang meminimalkan gesekan dan tekanan pada helai rambut.

  2. Pijat Kulit Kepala Secara Rutin: Alokasikan waktu 3-5 menit setiap malam untuk memijat kulit kepala secara lembut menggunakan ujung jari. kamu bisa menambahkan beberapa tetes hair oil (seperti minyak argan atau rosemary) untuk merangsang sirkulasi darah dan menguatkan akar.

  3. Pilih Sisir Bergigi Jarang: Gunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) saat mengurai rambut kusut untuk meminimalkan tarikan pada akar.

  4. Nutrisi dari Dalam: Konsumsi makanan kaya biotin, protein, serta vitamin E dan C untuk memperkuat struktur helai rambut dari dalam tubuh.

Kesimpulan

Mengikat rambut memang cara cepat untuk tampil rapi dan nyaman. Namun, kesehatan akar rambut jauh lebih berharga daripada estetika sesaat. Mengikat rambut terlalu kencang secara terus-menerus dapat merusak folikel, memicu pusing, dan menyebabkan kerontokan permanen. Mulailah mendengarkan sinyal dari kulit kepalamu dan beralihlah ke gaya ikatan yang lebih ramah serta longgar.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update