Rabu, 02 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

Bukan Cuma di Ujung: Mengapa Rambut Bercabang Bisa Muncul di Tengah Batang?

✍️ Dewi 🕒 02 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
rambut bercabang
rambut bercabang Foto: orami.co.id

Rambut bercabang identik dengan bagian paling bawah atau ujung helaian rambut. Fenomena ini tergolong lazim karena bagian ujung merupakan area tertua yang paling sering terpapar berbagai gesekan, paparan sinar matahari, dan penataan termal. Namun, pernahkah kamu menemukan bagian tengah batang rambut yang tiba-tiba terbelah, tampak kasar, atau bahkan membentuk celah kecil seperti lubang jarum?

Kondisi ini sering membuat banyak orang heran sekaligus frustrasi. Mengapa kerusakan yang seharusnya terjadi di ujung justru muncul di tengah-tengah batang rambut?

Fenomena ini adalah tanda nyata bahwa rambut kamu mengalami kerusakan struktural mendalam yang dipicu oleh faktor internal maupun eksternal. Kerusakan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari akumulasi kebiasaan harian serta faktor lingkungan yang sering terabaikan.

Memahami Anatomi Rambut dan Penyebab Batang Tengah Bercabang

Untuk memahami mengapa bagian tengah batang rambut bisa terbelah, kamu perlu tahu struktur dasar rambut terlebih dahulu. Helaian rambut dilindungi oleh lapisan terluar yang disebut kutikula. Lapisan ini tersusun seperti sisik ikan yang berfungsi menjaga kelembapan internal serta melindungi serat protein (korteks) di bagian dalam.

Ketika kutikula pada titik tertentu terkelupas atau terkikis habis, serat korteks di dalamnya akan terekspos langsung ke udara luar. Tanpa pelindung, ikatan keraton di area tersebut perlahan melepaskan diri dan merenggang, sehingga menciptakan belahan di tengah batang rambut.

Beberapa pemicu utama kerusakan di titik tengah batang rambut meliputi:

  • Gesekan Mekanis Berulang: Penggunaan aksesori rambut yang ketat pada titik yang sama setiap hari, seperti kuncir kuda (ponytail) dengan jepitan besi atau karet gelang yang terlampau kencang, menciptakan tekanan berlebih pada titik tersebut. Gesekan terus-menerus ini perlahan mengikis lapisan kutikula hingga akhirnya terbelah.

  • Paparan Alat Penata Panas (Heat Styling): Penggunaan catokan, alat pengeriting, atau hair dryer ber-suhu tinggi tanpa menggunakan pelindung panas (heat protectant) dapat membuat kadar air di dalam batang rambut mendidih dan menguap secara drastis. Proses ini menciptakan lubang-lubang mikro di tengah batang rambut yang berujung pada keretakan.

  • Proses Kimia yang Aggresif: Pewarnaan rambut, proses pemutihan (bleaching), pelurusan (rebonding), atau pengeritingan mengubah struktur kimia rambut secara permanen. Jika zat kimia meresap tidak merata atau didiamkan terlalu lama, titik-titik tertentu di tengah batang rambut akan kehilangan kekuatannya secara drastis.

  • Kekeringan Ekstrem dan Kurang Kelembapan: Rambut yang dehidrasi menjadi sangat rapuh dan kehilangan elastisitas alaminya. Saat rambut ditarik, disisir saat basah, atau sekadar bergesekan dengan sarung bantal berbahan kasar, batang rambut yang rapuh mudah retak di bagian manapun, bukan hanya di ujungnya.

  • Kebiasaan Menyisir yang Salah: Menyisir rambut yang sedang kusut secara paksa dari bagian atas langsung ke bawah menciptakan tarikan ekstrem di tengah batang rambut. Hal ini berisiko merobek struktur internal rambut tanpa kamu sadari.

Tips Efektif Mencegah dan Merawat Rambut yang Bercabang di Tengah

Rambut yang sudah terlanjur bercabang di bagian tengah tidak bisa disatukan kembali secara permanen menggunakan produk pembersih atau perawatan biasa. Cara paling efektif untuk menghentikan perambatannya adalah memotongnya. Namun, kamu dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan dan perawatan berikut agar kerusakan serupa tidak terulang kembali:

  • Terapkan Teknik Search and Destroy: Daripada memotong seluruh panjang rambut secara drastis, gunakan gunting khusus rambut yang tajam untuk memotong helaian yang bercabang di tengah tepat 1-2 sentimeter di atas titik kerusakannya.

  • Gunakan Pelindung Panas (Heat Protectant): Jangan pernah menyentuh rambut dengan alat penata berpanas tinggi sebelum mengaplikasikan heat protectant. Pelindung ini melapisi kutikula sehingga panas alat penata tidak langsung merusak korteks rambut.

  • Beralih ke Ikatan Rambut yang Ramah (Scrunchie): Ganti karet gelang tipis atau aksesori berunsur logam dengan scrunchie berbahan sutra atau satin. Hindari mengikat rambut pada posisi titik yang sama setiap hari agar tekanan tidak terakumulasi di satu lokasi.

  • Rutin Melakukan Perawatan Kelembapan Mendalam (Deep Conditioning): Gunakan masker rambut atau hair mask 1-2 kali seminggu yang kaya akan lipid, protein, dan minyak alami seperti argon oil atau coconut oil untuk mengembalikan elastisitas dan kekuatan batang rambut.

  • Ganti Sarung Bantal dengan Bahan Sutra atau Satin: Sarung bantal berbahan katun biasa dapat menyerap kelembapan alami rambut sekaligus menciptakan gesekan kasar saat kamu tidur. Menggunakan bahan satin atau sutra akan meminimalkan gesekan malam hari.

  • Sisir Rambut dari Bawah ke Atas: Saat mengurai rambut yang kusut, mulailah menyisir dari bagian ujung bawah terlebih dahulu. Setelah ujungnya bebas dari kekusutan, baru perlahan naik ke bagian tengah dan pangkal rambut secara perlahan.

Kesimpulan

Munculnya cabang di tengah batang rambut merupakan indikator kuat bahwa rambut kamu sedang mengalami kelelahan struktural akibat paparan panas, perlakuan mekanis, atau bahan kimia yang intens. Mengabaikan kondisi ini dapat menyebabkan cabang menyebar ke atas dan ke bawah hingga akhirnya memicu kerontokan akibat batang rambut yang patah total.

Dengan memahami penyebab dasarnya, memangkas area yang rusak, serta mempraktikkan kebiasaan perawatan rambut yang lebih lembut dan bernutrisi, kamu dapat mengembalikan kesehatan alami rambut dan mencegah munculnya kerusakan serupa di masa mendatang.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update